Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya mengaku sering membaca buku-buku karya tokoh spiritual lintas agama Anand Krishna.

“Ya, saya sudah membaca buku-buku karya beliau (Anand Krishna),” ujar Wisnu usai peresmian Chapel Aadi Paraashakti Devi Mandir Dedicated to Mother Goddess (Sri Raajaaraajeswari Mahaa Tripura Sundari) di areal Monument Global Harmony di Anand Ashram Ubud, Gianyar, Bali, Senin 14 Januri malam.

Menurut dia, karya-karya Anand, sejalan dengan apa yang tengah dia perjuangkan, bagaimana menciptakan perdamaian bagi umat manusia di seluruh muka bumi.

Nilai kedamaian itu, lanjut Wisnu, melambangkan keselarasan manusia tanpa memandang berbagai latarbelakang dan perbedaan status di antara mereka. Hal ini, sangat positif dalam mendorong terwujudkan perdamaian.

TNI yang lahir dari rakyat akan tetap berada di tengah rakyat dan terus berjuang untuk kepentingan rakyat.

Perjuangan TNI untuk membantu kesulitan rakyat itu tidak bisa berjalan sendiri tanpa bergandengan tangan dengan semua kekuatan di masyarakat.

“Kita harus mulai dari dalam diri sendiri, seperti yang saya baca dari buku Pak Anand, mulai dalam diri harus bersih dahulu baru bisa mencapai tujuan bersama menciptakan keadilan dan perdamaian,” mantan Danjen Kopasus ini saat didampingi Ketua Anand Asram Wayan Sayoga.

Untuk itu, dia mengajak seluruh warga perlu menjaga lingkungan Bali agar tetap lestari. Bali sebagai daerah pariwisata harus tetap lestari dalam segala hal mulai lingkungannya, manusianya, budayanya dan seterusnya. (RA)

Sumber: http://www.chanelbali.com/2013/01/pangdam-ix-udayana-suka-baca-karya.html