JARATA: Tidak Peka

Kembali ke dalam pembahasan kelemahan Rahwana, yang juga merupakan kelemahan kita semua

Bhagavad Gita 18.18-22

Pembahasan Bhagavad Gita Indonesia dalam Hidup Sehari-Hari sudahmemasuki 

PASHCHYATAP: Rasa Bersalah

Yang mesti dilakukan, akui rasa bersalah kemudian berupaya memperbaiki kesalahannya. Yang lebih parah

Bhagavad Gita 18.13-17

Takdir adalah karma-karma kita yang terakumulasi. Sehingga yang terjadi pada kita saat ini bukan saja akibat

Bhaya: Takut

Rasa takut terhadap sesuatu yang tidak diketahui mengakibatkan kita begitu erat memegang dunia

Bhagavad Gita 18.06-12

Melanjutkan kajian Bhagavad Gita dalam Hidup Sehari-Hari, yang sudah memasuki Percakapan 18: Ayat 06 – 12

Bhagavad Gita 18.04-05

Kajian Bhagavad Gita dalam Hidup Sehari-Hari, yang sudah memasuki Percakapan 18: Ayat 04 – 05

GHRANA: Kebencian

Isilah hati kita dengan cinta seperti Sufi Besar Rabiah. Ia tidak lagi bisa membenci karena

MATSARYA: Iri Hati

Banyak di antara kita merasa keberatan bila orang lain mendapatkan hal sama dengan yang kita

Bhagavad Gita 18.03

Pertemuan kali ini membahas tentang “Kesurupan Bukan Spiritual”. Banyak orang pergi menjadi petapa

Bhagavad Gita 18.01-02

Beliau mengajarkan kita untuk memberdayakan diri agar bisa mewarnai kehidupan sehari-hari

AHAMKARA: Ego

Pembahasan oleh Guruji Anand Krishna untuk belajar dari Kelemahan Rahwana